Sering Tidur Setelah Sahur? Waspada 7 Masalah Kesehatan Ini

Saat bulan ramadan seperti saat ini, umat muslim di seluruh dunia semua menjalankan ibadah puasa ramadan. Puasa ramadan dilakukan selama satu bulan full, kadang 29 hari kadang ada juga yang 30 hari tergantung hitungan tanggal saja.

Salah satu rutinitas baru yang dijalani oleh semua orang adalah buka puasa saat adzan magrib dan melaksanakan sahur sebelum waktu subuh. Sahur inilah yang tergolong berat untuk dilakukan, karena waktunya pas sedang nyenyaknya tidur tetapi malah harus bangun dan makan sahur. Jika anda tidak sahur maka saat siang hari pasti perut sudah keroncongan. Meskipun anda ngantuk berat tetap harus makan sahur sebagai bekal energi untuk aktivitas pada siang hari.

Tidur Setelah Sahur

sahur bersama keluarga

sahur bersama keluarga

Karena jam tidur anda terganggu, banyak ditemui orang-orang yang setelah makan sahur langsung tidur kembali, padahal makanan belum sempat dicerna oleh tubuh. Apakah anda termasuk tim tidur setelah sahur? Jika jawabnya iya maka anda perlu waspada beberapa penyakit yang mengintai.

Kebiasaan tidur sehabis sahur harus dihindari, apalagi jika anda melakukannya rutin selama satu bulan penuh dibulan ramadan. Paling tidak sehabis sahur mengaji alquran lalu menunggu adzan subuh berkumandang kemudian melaksanakan sholat subuh. Setelah sholat subuh bisa diisi kegiatan olahraga pagi, jalan-jalan atau bersih-bersih rumah. Idealnya tidur setelah makan berat saat sahur menurut LiveScience sekitar tiga jam sampai makanan turun sempurna dari lambung.

Jika langsung tidur sangat tidak direkomendasikan, karena proses pencernaan akan terganggu. Saat tidur setelah sahur, tubuh masih dalam proses mencerna makanan yang masuk. Sehingga untuk supply oksigen dalam tubuh akan beralih pada lambung untuk membantu proses pencernaan, namun karena dalam posisi tidur tubuh tidak bisa bekerja dengan cepat. Selain itu juga supply oksigen dalam otak juga berkurang.

7 Masalah Kesehatan Tidur Setelah Sahur

Nah berikut 7 masalah kesehatan yang timbul karena tidur setelah makan sahur diambil dari berbagai sumber terpercaya, berikut daftarnya:

1. GERD

GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) adalah masalah dimana makanan yang belum dicerna secara sempurna di lambung mudah naik pada tenggorokan, apalagi jika anda sahur dengan makanan berat, pasti saat bangun tidur perut akan terasa kembung.

GERD ini terjadi karena posisi tubuh sedang tidak tegak, idealnya saat proses mencerna makanan posisinya adalah tegak lurus. Gejala penyakit GERD ini ditandai dengan rasa panas di dada, tenggorokan terasa panas, mual, sering bersendawa dan mulut terasa pahit. Cara mencegah GERD ini caranya dengan menunggu sampai proses pencernaan makanan selesai.

2. Kualitas tidur menurun

Jam tidur berkurang

Jam tidur berkurang

Setelah makan sahur kenyang memang paling enak adalah dengan berbaring tau-tau bablas ketiduran. Kebiasaan tidur setelah sahur ini tidak baik dilakukan karena kualitas tidur bisa menurun, biasanya muncul perasaan cemas dan gelisah sehingga membuat kualitas tidur menurun. Apalagi jika anda sehabis menyantap makanan yang banyak mengandung lemak seperti gorengan dan daging, butuh waktu yang lebih lama lagi proses pencernaannya.

3. Berat badan naik

Setelah puasa selesai berat badan malah bertambah banyak, padahal selama sebulan puasa penuh tanpa bolong. Bulan ramadan malah membuat orang tambah gemuk bukan malah kurus. Hal ini disebabkan karena kita semua mengkonsumsi kalori yang lebih banyak daripada yang dibakar, apalagi ditambah dengan pola habis makan langsung tidur, dijamin saat lebaran berat badan semakin bertambah.

4. Diabetes

Penyakit diabetes

Penyakit diabetes

Menurut website alodokter, diabetes adalah penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula darah. Saat anda setelah sahur langsung tidur, maka gula darah akan naik pada pagi hari. Untuk menghindari gula darah naik, anda bisa mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung protein seperti telur, susu, daging, ikan dan sumber karbohidrat seperti beras merah, gandum, nasi jagung, kentang dan singkong.

5. Gangguan pencernaan

Apabila anda membiasakan tidur setelah sahur, maka perlu segera anda rubah karena memicu timbulnya gangguan pencernaan. Normalnya setelah makan, lambung akan kosong selama 2 jam setelah makanan masuk. Namun saat tidur, proses pengosongan lambung ini akan terhambat sehingga akan menyebabkan gangguan pencernaan seperti diare ataupun sembelit.

Disarankan saat sahur untuk memperbanyak makan sayur dan buah yang kaya akan serat sehingga memperlancar proses pencernaan. Tidak lupa juga untuk minum air putih yang cukup agar tubuh tidak kekurangan cairan. Tidak dianjurkan saat sahur makan makanan yang banyak mengandung lemak dan gula.

6. Sakit tenggorokan

Sakit tenggorokan

Sakit tenggorokan

Saat tertidur dengan keadaan perut penuh dengan makanan, katup antara lambung dan kerongkongan tidak menutup dengan sempurna sehingga mengakibatkan asam lambung bisa naik sampai tenggorokan. Jika sudah seperti ini yang dirasakan tenggorokan rasanya seperti terbakar, jika dibiarkan bisa menyebabkan radang tenggorokan.

7. Serangan jantung

Terakhir, masalah yang timbul tidur setelah sahur adalah menyebabkan serangan jantung. Dikutip dari ScienceDaily bahwa orang yang sehabis makan kemudian tidur akan terjadi peningkatan tekanan darah 2,8 kali lebih tinggi sepanjang malam. Apabila tekanan darah ini tidak turun dan tetap tinggi, maka meningkatkan terserang penyakit jantung koroner, stroke, serangan jantung dan berbagai penyakit kronis kardiovaskular lainnya.

Bagaimana masih berani untuk tidur setelah sahur? Perlu diketahui bahwa masalah ini bukan timbul setelah makan sahur saja, melainkan setelah makan kemudian tidur juga berpotensi menimbulkan penyakit seperti diatas.

Tetap jaga kesehatan dengan selalu makan makanan yang bergizi dengan ditambah olahraga yang cukup. Demikian artikel dari jogjaharini.com semoga bermanfaat untuk kita semua.

Terima kasih

2 Comments
  1. jambu.id
  2. Aronson

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *